Tertangkap Di Sebuah Kamar Mandi

Kisah 16:9 ”Pada malam harinya tampaklah oleh Paulus suatu penglihatan: ada seorang Makedonia berdiri di situ dan berseru kepadanya, katanya: ”Menyeberanglah ke mari dan tolonglah kami!”

💒📖  Pada tanggal 19 November 2010, seorang wanita berusia 69 tahun di Paris ditemukan telah terperangkap di kamar mandinya sendiri selama 20 hari. Kunci pintu telah terlepas, dan tidak ada jendela di kamar mandinya ataupun telepon. Dia tinggal sendirian dan tidak dapat memanggil bantuan. Tapi, dia punya sikap tidak-pernah-mengatakan-mati dan menggunakan muslihat praktis untuk mencari perhatian. Dia terus memukul-mukul pipa dengan apa pun yang bisa dia temukan.

Tetangganya mengira dia terlibat dalam beberapa pekerjaan renovasi ‘do-it-yourself’ (atau mengerjakan sendiri) dan awalnya mengabaikan suara benturan! Tetapi ketika gangguan berlanjut hingga larut malam, tetangga mengeluh mereka tidak bisa tidur. Mereka memutuskan untuk memulai petisi agar dihentikan. Tetapi beberapa tetangga menyadari bahwa mereka tidak melihat nenek itu dalam beberapa minggu ini. Begitulah cara mereka akhirnya datang untuk menyelidiki apartemen wanita itu dan menyelamatkannya. Ketika petugas pemadam kebakaran masuk ke flat lantai dua, mereka menemukannya terbaring di lantai kamar mandi. Sang nenek sudah dalam keadaan kekurangan gizi dan sangat lemah. Dia selamat dari keadaan itu hanya dengan meminum air keran hangat selama 20 hari. Wanita yang tidak disebutkan namanya itu segera pulih di rumah sakit setempat.

Dengan cara yang sama Alkitab mengajarkan bahwa kita dikelilingi oleh orang-orang yang terjebak dalam dosa dan meminta bantuan … Tapi mungkin kita tidak selalu mengenali sinyal permohonan mereka. Rasul Paulus pernah mengenali teriakan minta tolong dan menanggapi. Alkitab berkata,  ”Pada malam harinya tampaklah oleh Paulus suatu penglihatan: ada seorang Makedonia berdiri di situ dan berseru kepadanya, katanya: ”Menyeberanglah ke mari dan tolonglah kami!” Setelah Paulus melihat penglihatan itu, segeralah kami mencari kesempatan untuk berangkat ke Makedonia, karena dari penglihatan itu kami menarik kesimpulan, bahwa Allah telah memanggil kami untuk memberitakan Injil kepada orang-orang di sana.” (Kisah Para Rasul 16: 9, 10).

✅ Paulus tidak ragu-ragu untuk membantu ketika orang-orang Makedonia meminta bantuan. Kita juga harus menanggapi panggilan untuk bantuan ketika orang-orang di sekitar kita mati untuk pesan Injil. Apakah saudara bersedia mendobrak pintu untuk membantu tetangga saudara?