Belut Listrik

Efesus 6:11 ”Kenakanlah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat bertahan melawan tipu muslihat Iblis; “

💒📖 Tahukah saudara bahwa sebenarnya tidak ada yang namanya belut listrik? Belut listrik sebenarnya adalah sejenis knifefish atau ikan pisau yang memancarkan muatan listrik. Ikan ini tumbuh lebih dari 1,8 meter panjangnya dan beratnya bisa lebih dari 18 kilogram. Ia memiliki noscales dan mulut persegi. Hewan ini adalah penghirup udara dan muncul ke permukaan untuk meneguk udara setiap 10 menit atau lebih. Meskipun disebut belut, ia lebih erat kaitannya dengan ikan lele. Ia hidup di air tawar di Sungai Amazon dan Orinoco, di rawa-rawa, anak sungai, dan dataran pantai. Sebagian besar menikmati dasar berlumpur di air yang tenang dan sungai yang tergenang.

Belut listrik memiliki organ khusus yang disesuaikan untuk menciptakan listrik. Kelompok ujung saraf yang sangat kompak di perut membentuk empat perlima dari tubuhnya. Dalam belut listrik kecil, sel ujung saraf yang khas panjangnya sekitar 0,6 centimeter dan memiliki tegangan listrik 0,14 volt. Belut listrik kecil rata-rata memiliki sekitar 1.000 sel ujung saraf ini per 2,54 centimeter persegi kulit yang mampu mengembangkan lebih dari 75 volt per area tersebut. Sengatan listrik dipancarkan oleh belut ini untuk membela diri atau untuk mendeteksi atau menyetrum mangsanya saat berburu. Organ penyengat yang dimiliki belut ini termasuk organ pilot kecil yang memancarkan listrik terus menerus untuk navigasi dan organ tegangan tinggi besar yang memasok sebagian besar kekuatan untuk segatan daya besar sesekali.

Sengatan paling kuat dipancarkan oleh belut listrik yang berasal dari sungai-sungai di Cekungan Amazon. Ia mampu memancarkan sengatan sebesar 600 volt. Belut listrik ini bahkan mampu membuat seekor kuda pingsan dengan sengatannya. Ini juga bisa mematikan bagi manusia, tergantung pada di mana listrik mengalir melalui tubuh.

✅  Iblis juga berusaha melumpuhkan korbannya sebelum dia menghancurkan mereka! Allah memperingatkan bangsa Israel melalui Musa, ”Hati-hatilah, supaya jangan hatimu terbujuk, sehingga kamu menyimpang dengan beribadah kepada allah lain dan sujud menyembah kepadanya. ” (Ulangan 11: 16). Ketika kita berpaling dari Allah melihat hal-hal dari dunia ini, kita menjadi lemah dan rentan terhadap tipuan Iblis. Tetapi ketika kita mengenakan seluruh perlengkapan senjata Allah, kita aman dari goncangan iblis.